Pesantren Life Skill
Saat ini pendidikan, di Indonesia dihadapkan kepada problem yang belum bisa mengintegrasikan skill, kemandirian, dan kepribadian Islam. Bahkan, pendidikan kita sekarang ini lebih cenderung kepada kapitalisme pendidikan.
Pesantren sebagai lembaga pendidikan non formal yang telah berakar di masyarakat Indonesia, dituntut untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitarnya. Pesantren yang pada awalnya hanya mendidik santri untuk memiliki skill keagamaan, sekarang harus bisa menjawab tantangan yang lebih banyak dan lebih realistis. Saat ini permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat semakin komplek. Kepadatan penduduk, persaingan ketat. Sehingga skill dan kepribadian yang kuat sangat dibutuhkan untuk bisa sukses dalam hidup.
Pesantren LIFE SKILL RAUDHATUL FALIHIN yang legalitas pendiriannya dilakukan tanggal 14 Juni 2010 melalui akta notaris Musawamah, SH, nomor 7 ingin menyajikan menu kurikulum pesantren dipadukan dengan pelatihan manajemen dan wirausaha. Harapannya alumni memiliki kepribadian islam yang kuat dan skill hidup yang mumpuni sehingga terwujudnya sukses dunia akhirat.
NAMA PESANTREN
Pesantren Life Skill Raudlatul Faalihin (PLS RAFA)
VISI
Menyiapkan pemimpin masa depan yang mandiri, cerdas dan profesional
MISI
Menyelenggarakan pendidikan pesantren yang berorientasi pada pembentukan karakter (kepribadian islami) dan peningkatan life skill (kecakapan hidup).
TUJUAN
- Menyiapkan calon da’i yang berjiwa wirausaha, dan wirausahawan yang bermental seorang da’i.
- Meningkatkan kapasitas seorang da’i, dan kemandirian secara finansial.
- Membuat network antara santri dan alumni pesantren dengan para pengusaha lain yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan umat.
INPUT
- Laki-laki/wanita berusia 16-20 tahun
- Putus sekolah, alumni SMP / SMU/sederajat
- Tes & wawancara
- Memilki semangat tinggi untuk sukses
OUTPUT
Secara general:
Alumni yang diharapkan menjadi seorang da’i bermental pengusaha muslim, mandiri, professional, serta menguasai dunia usaha.
Secara khusus:
- Memiliki pemahaman aqidah yang sahihah
- Hafal 15 Juz Al-qur’an
- Hafal 100 hadits ( Arbain Nawawiah & Ruhiyah)
- Memiliki semangat ibadah yang tinggi
- Memiliki semangat dakwah yang tinggi
- Menguasai kitab kuning (gundul)
- Memiliki jiwa kepemimpinan yang handal
- Bermental wirausaha
MODEL PENDIDIKAN
- Model Pendidikan diselenggarakan dengan memadukan pendidikan pesantren dan pelatihan pengembangan diri dan wirausaha.
- Santri Pesantren Life Skill Raudhatul Falihin dilibatkan dan kegiatan magang di unit usaha milik pesantren.
CIRI KHAS PESANTREN
Pesantren Manajemen dan Wirausaha
MENGAPA PESANTREN MANAJEMEN ?
Orang yang buta huruf di abad 21 bukan yang tidak bisa membaca dan menulis, tapi yang tidak bisa bagaimana cara belajar. Seseorang dalam hidupnya tidak lepas dari hubungan dengan dirinya, komunitas sahabatnya dan masyarakatnya. Untuk menjadi orang sukses harus mampu memanage dengan 3 komponen diatas.
Pesantren yang kami dirikan akan mengarahkan pembinaan santri untuk dapat memanage dirinya menguasai tiga hal diatas, yaitu;
- Manajemen diri (skill mengenal dirinya, keinginannya, kekurangannya, kelebihannya, dll)
- Manajemen belajar (untuk memahami cara yang paling praktis menggapai cita-cita-nya)
- Manajemen organisasi (skill interaksi dg org lain <komunikasi>, skill mempengaruhi orang lain <leadership-organisasi>).
MENGAPA PESANTREN WIRAUSAHA ?
Alumni santri, harapannya bukan hanya sukses secara akhirat tapi juga didunia tempatnya ia beramal. Maka skill kemandirian secara ekonomi juga harus dibekali sejak dari pesantren.
KURIKULUM PESANTREN
Program pendidikan di Pesantren Life Skill Raudhatul Faalihin ditempuh dalam waktu 3 (tiga) tahun. Dan kurikulum yang dikembangkan dalam dua bagian.
PROGRAM KAJIAN ISLAM
METODE BELAJAR
- Mentor (bimbingan langsung)
- Ceramah
- Outbound
- Praktek lapangan
- Learning By Doing
SYARAT KELULUSAN
Santri harus memiliki rencana usahanya sesuai minat masing – masing dalam bentuk proposal.





