Selamat datang di website Raudhatul Faalihin

MERASAKAN LEZATNYA IBADAH

13 Agustus 2010

Oleh : Sumedi Abdul Latif, Lc

Ibnu Hazm berkata :

Semua manusia berjalan kesatu arah yaitu mengusir ketakutan untuk mencapai kebahagiaan. Takut miskin bekerja keras mencari harta agar kaya, taku bodoh bekeerja keras agar pintar, takut hina bekerja keras mencari kedudukan agar terhormat, dll. Tapi semua jalan itu tidak akan bisa membahagiakan kecuali bersama agama. Bukan saja kebahagiaan dunia tapi juga sampai ke akhirat.

Teori kebutuhan dasar manusia dari bawah s/d atas versi maslow;

Dari yang terendah manusia merasa bahagia dengan terpenuhinya kebutuhan fisik (kebutuhan perut, sexual,…) s/d dewasa obsesi kebahagiaan nya pada terpenuhinya kebutuhan nilai (spiritualitas, aktualisasi diri)

Maka orang-orang dewasa seperti kita sudah semestinya obsesinya adalah kepada nilai (spiritualitas & pengembangan diri), kebutuhannya semakin abstrak. Jika orang dewasa seperti kita kebutuhannya masih sebatas petut, maka kita termasuk orang-orang sakit jiwa.

Allah menggambarkan obsesi orang dewasa yang sehat;

إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat beramal saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS. Al-Ahqaf/46;15)

Profile orang dewasa yang sehat;

Haritsah Seorang sahabat Nabi SAW, ditanya oleh Rosul SAW: bgm kbr-mu pagi ini, “Pagi ini aku seorang mukmin”. Setiap perkataan ada hakikatnya, lalu apa hakikat keimananmu?… Haritsah menjawab: “Jiwaku merasa bosan dengan dunia, maka akupun berhaus-haus disiang hari (puasa), begadang dimalam hari (qiyamullail), aku seperti melihat Rabb-ku, aku seperti menjadi ahli surge dan merasakan kenikmatannya, dan menjadi ahli neraka dan merasakan siksaannya”. Nabi bersabda: engkau benar dan tetaplah demikian (HR. Al-Bazzar)

Obsesi nilai tertinggi seorang mukmin “merasakan lezatnya ibadah

ALLAH menginginkan agar orang-orang beriman agar tetap bahagia dalam hidupnya, maka Allah mengingatkan agar selalu memperbaharui kekhusyuanya mengingat Allah;

öNs9r& Èbù’tƒ tûïÏ%©#Ï9 (#þqãZtB#uä br& yìt±øƒrB öNåkæ5qè=è% ̍ò2Ï%Î! «!$# $tBur tAt“tR z`ÏB Èd,ptø:$# Ÿwur (#qçRqä3tƒ tûïÏ%©!$%x. (#qè?ré& |=»tGÅ3ø9$# `ÏB ã@ö6s% tA$sÜsù ãNÍköŽn=tã ߉tBF{$# ôM|¡s)sù öNåkæ5qè=è% ( ׎ÏWx.ur öNåk÷]ÏiB šcqà)Å¡»sù ÇÊÏÈ

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al-Hadid;16)

Karena dalam khusyu ada kesegaran, dalam khusyu ada kebahagiaan, dalam khusyu ada penyembuhan, dalam khusyu ada energy yang tanpa batas……

ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

Telah merasakan manisnya iman, seorang yang ridha ALLAH sbg Tuhannya, ISLAM sbg agamanya dan MUHAMMAD sbg Nabinya (HR. Muslim)

KETIKA IBADAH TERASA HAMBAR

Ibadah terasa hambar merupakan tanda sakitnya qolbu seseorang, nah , kalau sudah begini, apa yang harus dilakukan? Apakah meninggalkan ibadah-ibadah yang terasa hambar, toh terasa hambar, tidak nikmat?

Ibarat orang yang sedang sakit, dikasih ayam bakar –ikan bakat ga enak, dikasih durian , anggur juga tetap tidak enak. Apakah makanannya yg tdk enak, atau mulutnya yg lagi sakit, coba kalau badannya yang sehat, maka makanpun terasa lezat

Begitu juga dengan rohani kita:, Nabi bersabda:

لو طهرت قلوبكم ما شبعتم من كلام الله عز وجل (أحمد فى الزهد [كنز العمال 4022]

لو أن قلوبنا طهرت لم تمل من ذكر الله (ابن المبارك فى الزهد) [كنز العمال 4022]

Salah satu diantara kebahagian yang diridhoi Allah adalah merasakan lezatnya ibadah kepada Allah SWT. <Kisah anak 8 th sudah merasakan kebahagiaan/lezatnya shalat subuh berjamaah di masjid>

TANDA-TANDA YANG DAPAT DILIHAT DARI SEORANG MUKMIN YANG TELAH MERASAKAN NIKMATNYA IBADAH;

  1. 1. Bersegera melakukan ketaatan

Tidaklah waktu shalat datang, melainkan aku telah siap dengan perlengkapan shalat dan aku sangat merindukan waktu tersebut. (Adi bin Hatim ra, sahabat Rosulullah SAW)

Imam Ashim (ulama salaf) setiap waktu shalat masuk beliau berkata pada orang yang ditemuinya; “Sudahlah, mari ikut kami, sebab apa yang akan menjadi milik kita tidak akan pernah hilang”.

Selama 40 th aku belum pernah tertinggal dari takbir pertama bersama imam kecuali disaat ibuku meninggal (perkataan Muhammad bin Sima’ah)

رحم اللهُ ابنَ رواحة كان أينما أدركته الصلاة أناخ (الطبرانى ، وابن عساكر عن ابن عمر)

Smg Allah sll merahmati Abd bin Rowahah yang sll menghentikan untanya dimana dia mendapati wkt shalat tiba. (HR. thabrani)

Setan menginginkan kita berlambat-lambat dalam kebaikan

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلَاثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ

Setan mengikatkan tali tengkuk manusia dengan tiga ikatan disaat tidur, dia mengencangkan talinya setiap kali mengikat sembari berkata, ‘malammu masih panjang, maka tidurlah, maka jika ia bangun dan berdzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika ia terus berwudhu, lepaslah satu ikatan berikutnya, dan jika ia melanjutkannya dengan salat, maka lepaslah satu ikatan berikutnya, hingga paginya ia bersemangat dan jernih jiwanya. Namun jika tidak melakukan ketiga hal tersebut. Pagi harinya menjadi keruh jiwanya dan malas (HR. Bukhori-Muslim)

  1. 2. Memanjangkan shalat

Para ulama shalaf mayoritas shalat shubuh dengan wudhu shalat isya, Utsman bin affan pernah mengkhatamkan Alqur’an dalam satu rakaat

Kami punya seorang imam dimasjid bashrah

  1. 3. Berpuasa rutin

Banyak ulama yang puasa yang terus-menerus (tidak berbuka kecuali pada hari yang diharamkan berpuasa); Umar ibnu Khottob, Utsman bin Affan, Abu Talhah, Aisyah ra, dll. Adapun shoum Dahr yang diharamkan adalah puasa tanpa berbuka (Ibnu Rojab Al-hambali)

  1. 4. Membaca Alqur’an

Giliran transaksi dengan Allah itung-itungan, giliran transaksi dengan hawa nafsunya berjam-jam tidak pernah protes.

4 $¨Br’sù šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNßgø?yŠ#t“sù $YZ»yJƒÎ) óOèdur tbrãÏ±ö;tGó¡o„ ÇÊËÍÈ

Adapun orang-orang yang beriman, Maka surat ini menambah imannya, dan mereka merasa gembira. (QS. At-Taubah;124)

لو طهرت قلوبكم ما شبعتم من كلام الله عز وجل (أحمد فى الزهد [كنز العمال 4022]

  1. Menyesal ketika kehilangan kesempatan melakukan keta’atan

(#q©9uqs? óOßgãZã‹ôãr&¨r âًÏÿs? z`ÏB ÆìøB¤$!$# $ºRt“ym žwr& (#r߉Ågs† $tB tbqà)ÏÿZムÇÒËÈ

lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan[QS. At-Taubah;92].

Kadar manisnya iman seseorang diukur dari seberapa besar penyesalannya saat kehilangan kesempatan untuk ibadah

“Dia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran seperti bencinya apabila dia dilemparkan ke dalam api neraka”

Baca juga :

Komentar





Pesantren Life Skill


Pesantren kami ingin menyajikan menu kurikulum pesantren dipadukan dengan pelatihan manajemen dan
Selengkapnya »

Rafa Institute

Yassiru wala tu’assiru “Permudahlah jangan mempersulit”. Begitulah sabda Rosulullah SAW. Jika dikorelasikan dengan
Selengkapnya »

Klinik Spiritual Rafa

Rosul mulia pernah bersabda bahwa salah satu anugrah Allah yang diberikan kepada manusia adalah harta, tapi
Selengkapnya »